Minggu, 19 Mei 2013

Link-link yang layak dikunjungi untuk Wisata Air Terjun Curug Embun Tapak gedung Kepahiang

Objek wisata Air terjun Curug Embun Kab Kepahiang

Objek wisata Air terjun Curug Embun Kab Kepahiang

Written By Anton on Sabtu | 10.38


Objek wisata Air terjun Curug Embun Kabawetan ini memiliki daya tarik Wisata Air terjun curug Embun yang merupakan air terjun dengan ketinggian 100 meter dan panorama pegunungan dengan udara yang sejuk. Air terjun Curug Embun merupakan obyek wisata alam yang ada di Provinsi Bengkulu tepatnya di Kabupaten Kepahiang, yang menawarkan kesejukan bagi wisatawan yang berkunjung.
Wisatawan yang datang ke lokasi itu, selain dapat menikmati keindahan alam juga akan `dibuai` udara sejuk.
Obyek wisata terdapat di Desa Tapak Gedung Kepahing Jl. Perum Kepahiang Beringin tiga. Lokasi itu berjarak sekitar 60 Km dari Bandara Fatmawati Kota Bengkulu dan dapat tempuh dengan kendaraan umum.
Rute yang anda harus ambil setelah mendarat di Bandara Fatmawati yaitu menuju kabupaten kepahiang yang berjarak 60 km dari pusat Kota Bengkulu, Sesampai di kota Kabupaten Kepahiang, perjalanan dilanjutkan menuju Desa Tapak gedung yang berjarak 10 km dari kota Kepahiang.

Potensi Wisata Terpendam yang Belum Digarap Maksimal

Jumat, 28/09/2012 - 11:35 WIB
Kepahiang Ekspress / Senggang | beonline - Bengkulu Ekspress

Potensi Wisata Terpendam yang Belum Digarap Maksimal

Berwisata ke Curug Embun, Kepahiang
Mungkin kebanyakan masyarakat mengetahui keberadaan wisata air terjun Curug Embun di Desa Tapak Gedung Kecamatan Tebat Karai hanya dari mulut ke mulut saja. Walaupun demikian ternyata tingkat kunjungan masyarakat terhadap obyek wisata tersebut terbilang tinggi. Sayangnya, kurangnya sentuhan dari pihak Pemkab Kepahiang mengakibatkan obyek wisata air terjun tersebut semakin kian terpendam.
Padahal jika obyek wisata tersebut digalakkan Pemkab Kepahiang, tentunya masyarakat Kepahiang akan memilih untuk ke Curug Embun ketimbang harus ke wahana wisata lainnya yang juga banyak dikunjungi seperti halnya di Suban Air Panas, Rejang Lebong.
A GAFUR, KEPAHIANG
TUMBUHAN ilalang dan semak belukar pasti mengantarkan setiap pengunjung apabila ingin memasuki kawasan obyek wisata air terjun Curug Embun ini. Jadi jangan heran jika pertama kali memasuki kawasan obyek wisata ini tidak ada pemandangan yang menarik seperti di lokasi obyek wisata kebanyakan. Sepanjang perjalananan hanya jalan setapak di kelilingi semak.
Bahkan kadang kala kita sempat berpikir jika di daerah ini (Desa Tapak Gedung, red) ada obyek wisata air Terjun Curug Embun yang terkenal dengan pemandangannya yang indah seperti dikatakan kebanyakan orang. Berjalan sekitar kurang lebih 100 meter, apa yang ada dibenak kita tersebut terbantahkan.
Pasalnya sewaktu menelusuri lereng curam ke arah aliran Curug Embun kita bakal disambut dengan hawa sejuk dan gemerecik suara air yang menandakan lokasi Curug Embun ini sudah semakin dekat dan siap menyapa siapa saja yang datang.
Alhasil tiba di dasar aliran sungai yang menjadi aliran air Curug Embun ini pemandangan indah air terjun seperti yang dikatakan kebanyakan pecinta alam memang benar adanya. Bahkan suasananya lebih bagus dan alami ketimbang air terjun yang pernah ada di daerah lain di Provinsi Bengkulu.
Menariknya kawasan objek wisata Curug Embun ini hanya dikelola oleh penduduk desa dan Karang Taruna setempat. Bahkan sebelumnya tempat wisata ini tidak dijaga sama sekali dan dibiarkan saja terbuka untuk umum.
Muncul pertanyaan mengapa pihak Pemkab seolah lepas tangan akan pengelolaan obyek wisata ini, padahal jika dikembangkan dan diperlihara oleh Pemkab tentunya obyek wisata ini juga akan menghasilkan PAD dan juga menjadi aset berharga bagi daerah Kepahiang.
Sewaktu dijumpai, penjaga objek wisata Curug Embun, Ulil Amri, menyampaikan jika penduduk Desa Tapak Gedang telah membuka objek wisata ini sejak lama,  dirinya kurang tahu persis sejak kapan masyarakat mulai mengelola tempat wisata ini. Tetapi yang jelasnya begitu banyak masyarakat yang berdatangan kelokasi obyek wisata ini, masyarakat didesanya langsung berinisiatif untuk melakukan penjagaan terhadap aset wisata daerah tersebut.
“Sebelum ada penjagaan kawasan objek wisata ini sering terjadi tindak kriminal seperti pemerasan, pencurian sepeda motor atau hanya perusakan sepeda motor. Dulu kami buka untuk umum, karena tidak ada penjagaan jadi sering sekali ada tindakan kriminal di kawasan ini. Namun, sejak Karang Taruna menginginkan agar kawasan ini dijaga, kami membersihkan tempat ini dan Alhamdulillah kawasan ini sudah aman,” papar Ulil.
Selain itu, menurut Ulil nama Desa Tapak Gedang akan kurang baik jika sering terjadi tindak kriminal di kawasan itu. “Kami tidak ingin dipandang sebagai desa kriminal, bahkan dulu sering kali ada polisi ke sini, namun sejak penjagaan ini objek wisata ini sudah mulai banyak pengunjungnya, meski hanya penduduk lokal saja,” lanjut Ulil.
Ulil juga menjelaskan, sejak ada penjagaan mereka meminta pungutan kepada pengunjung. Namun hanya pengunjung dari Desa Tapak Gedang dan sekitarnya saja yang tidak dipungut bayaran. “Kalau warga sini kami tidak pungut bayaran dan begitu juga desa tetangga. Namun jika pengunjung agak jauh kami pungut bayaran Rp 1000. Hal ini hanya untuk biaya pemeliharaan kawasan ini saja, misalnya menebas rumput dan ilalang menuju jalan masuk,” tambahnya.
Objek wisata air terjun ini, sambung Ulil, sudah didaftarkan ke Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Perhubungan (Disbudparhub) Kabupaten Kepahiang. “Jadi, dengan kami daftarkan ke Disbudparhub, maka objek wisata ini sudah resmi. Namun, kepemilikan tanah masih atas nama Mujianto dan kami berniat menjualnya utuh kepada pemerintah atau orang mau menanamkan modal di sini,” terang Ulil.
Ulil menambahkan, bahwa setiap harinya kunjungan paling banyak didmoninasi oleh pelajar secara rombongan. “Jarang sekali ada pengunjung dari jauh, rata-rata pelajar sekitar kawasan Kepahiang saja, tapi ada dikit yang dari luar. Bahkan kadang-kadang tidak ada kunjungan. Maklumlah tidak ada promosi, masyarakat tahu juga dari mulu ke mulut,” tandasnya.(505)

Curug Embun Waterfall at Tapak Gedung

Curug Embun Waterfall


Vacation Star | Curug Embun Waterfall | Curug Embun Waterfall has a fascination Tour which is a waterfall with a height of 100 meters and panoramic mountain with the cool air. Curug Embun Waterfall is natural attractions in the province of Bengkulu Regency exactly in Kepahiang, which offers coolness for tourists who visit.

 

Tourists who come to the site, besides being able to enjoy the natural beauty will also be lulled `` cool air. Tourist attraction located in the Tapak Gedung Village,Kepahing. Perum Kepahiang Beringin three street. That location is about 60 Km from the airport and the city of Bengkulu Fatmawati can travel by public transportation.

The route you should take after landing at the airport to the district Kepahiang within 60 km from the center of the city of Bengkulu, Kepahiang Arriving in the city district, the journey continues to the Tapak Gedung villagewithin 10 miles of the city Kepahiang.

Rabu, 10 April 2013

Curug Embun Tapak Gedung Kepahiang Bengkulu

Diambil dari Tulisan Sofian Raflesia http://www.adirafacesofindonesia.com/article.htm/437/
Kepahiang adalah salah satu Kabupaten yang ada di Propinsi Bengkulu, merupakan daerah pegunungan yang merupakan penghasil sayuran terbesar di Propinsi Bengkulu. Dari kota Bengkulu ke Kabupaten Kepahiang dapat ditempuh dengan kendaraan bermotor sekitar 1 setengah jam.

Sebelum ke lokasi air terjun kami singgah dahulu ke pasar Kepahiang. Disini kami membeli nasi bungkus di rumah makan padang untuk bekal perjalan menuju Objek wisata Air terjun Curug Embun. Dari Pasar Kepahiang menuju lokasi air terjun waktu tempuh dengan kendaraan bermotor kurang lebih sekitar 15 menit. udah ga' sabar neh pengen cepat sampai he he...

Air Terjun Curug Embun terletak di desa TAPAK GEDUNG KEPAHIANG. Menurut cerita penduduk setempat, nama desa “Tapak Gedung” memiliki arti tersendiri, Tapak artinya Bekas, Gedung artinya Gedung, jadi Tapak Gedung merupakan Bekas gedung/bangunan zaman dulu. Sebelum dibangun rumah penduduk, dulu banyak bekas bangunan lama (beton), penduduk di sana menganggapnya bekas gedung penjajah (Belanda).

Selain bekas gedung ada juga Kuburan Lama persis di bagian atas Air Terjun Curug Embun, menurut cerita, kuburan tersebut adalah kuburan rakyat yang dijatuhkan penjajah dari atas air terjun...... (hii serem ya ...)

Sampai di sana ada papan nama petunjuk sederhana untuk menuju lokasi, motor menumpang parkir di rumah penduduk setempat, kebetulan sang pemilik rumah sedang mengumpulkan kopi yang telah di jemur, dengan ramah mempersilahkan kami memarkirkan motor. Di sini udaranya sungguh sejuk, wajar saja karena merupakan daerah pegunungan, tempat tumbuh suburnya padi dan tanaman sayuran lainnya. Di lokasi ini juga banyak sekali dijumpai  tanaman bunga yang indah dan berwarna warni.

Sepanjang lokasi menuju air terjun, kita kembali akan menemukan berbagai macam bunga dan juga tanaman kopi. Berkebun Kopi nampaknya menjadi mata pencaharian utama penduduk desa disini.

Untuk memasuki kawasan air terjun ini kita dipungut retribusi 2 ribu rupiah/orang, dan parkir 2 ribu rupiah/kendaraan. Dari pintu masuk, sekitar 100 m  kita akan melewati jalan menurun menuju air terjun.

Air terjun Curug Embun  ini memiliki daya tarik tersendiri karena merupakan air terjun dengan ketinggian 100 meter dan pesona panorama pegunungan yang indah dengan udara yang sejuk. di sepanjang pinggiran air terjun tumbuh banyak tanaman bunga yang cantik membuat air terjun ini semakin eksotis dan alami. Airnya yang dingin membuat pikiran pun menjadi tenang. Refreshing sejenak dari penatnya kesibukan di kota :)

Rasakan sendiri sejuknya percikan-percikan air terjun sambil berjalan diatas batu-batu sungai yg berukuran besar, sungguh benar-benar “FRESH”. Dihari libur (Minggu), lokasi wisata ini ramai dikunjungi, baik pagi maupun sore harinya, kebanyakan pengunjung adalah muda mudi, mereka selalu menyempatkan berpoto bersama dengan latar belakang air terjun yang indah. Moment yang wajib diabadikan.

Beberapa anak-anak penduduk asli asyik mandi, dan berani terjun dikedalaman 4 meter lebih, batu-batuan yang besar disepanjang sungai juga airnya yang jernih membuat kami jadi ingin ikut mandi, karena waktu sudah sore akhirnya kami memutuskan untuk melanjutkan perjalanan pulang ke Bengkulu melewati perkebunan teh kabawetan yang luas. Udara sejuk selalu menemani kami selama perjalan dengan panorama dan pemandangan alam yang luar biasa indah. Menakjubkan :)

Wisata alam air terjun “Curug Embun” ini sudah selayaknya mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah setempat untuk mulai menata dan mengelolanya kembali menjadi lebih baik sehingga bisa menjadi salah satu tujuan wisata andalan di Kabupaten Kepahiang. Pemasangan gapura atau pintu masuk yang bagus akan mempercantik lokasi ini sekaligus menjadi identitas wisata yang patut di kunjungi bagi siapa saja yang berkunjung ke Kabupaten Kepahiang.
Sekitar 15 menit kami memasuki kawasan Desa Tebat Monok Kabupaten Kepahiang Bengkulu, di desa ini kami singgah sebentar untuk membeli oleh-oleh buah-buahan, yang banyak dijual penduduk setempat di pinggir-pinggir jalan, ada pisang, pepaya, ubi jalar, alpokad, dan lain-lain. Tinggal pilih saja, harganya pun sangat murah, seru bukan :)

Bagi wisatawan dari luar Bengkulu, Obyek wisata yang terdapat di Desa Tapak Gedung Kepahing Jl. Perum Kepahiang Beringin tiga ini , berjarak sekitar 60 Km dari Bandara Fatmawati Kota Bengkulu dan dapat tempuh dengan kendaraan umum. Rute yang anda harus ambil setelah mendarat di Bandara Fatmawati yaitu menuju Kabupaten Kepahiang yang berjarak 60 km dari pusat Kota Bengkulu, Sesampai di kota Kabupaten Kepahiang, perjalanan dilanjutkan menuju Desa Tapak gedung yang berjarak 10 km dari kota Kepahiang. Selamat berkunjung dan nikmati sejuknya udara pegunungan Bengkulu. (SOFIAN)

Labels: air terjun , curug embun , kepahiang , bengkulu

Senin, 04 Februari 2013

NILAI MATEMATIKA DASAR UNIVED

BERIKUT NILAI MAHASISWA UNIVED SEMESTER 1 KELAS A5, A6, A7, B1, dan B2
Dosen Pengasuh : Muzanip Alperi, S.Pd., M.Si

Rabu, 23 Januari 2013

STRUKTUR KURIKULUM 2013

Mulai tahun pelajaran 2013/2014 Kemdikbud akan menerapkan kurikulum baru, bagi Saudara/i yang akan melihat struktur baru dapat mengikuti di link berikut : http://kemdikbud.go.id/kemdikbud/uji-publik-kurikulum-2013-4

HIBA DIKTI

Alhamdulillah Penelitian Pemetaan Kompetensi Guru IPA SMP 2013, Hiba Bersaing DIKTI diterimah dan didanai 52,5 Juta.

MILAD WALIMAH

7 TAHUN BERSAMAMU, TERASA BARU 7 DETIK YANG LALU KARENA TAK TERASA BAHWA KITA SUDAH LAMA BERSAMA 7 TAHUN BERSAMAMU, TERASA SEPERTI 7 ABAD KARENA TERLALU BANYAK KENANGAN TERINDAH YANG TAK MUNGKIN TERLUPA 7 TAHUN BERSAMAMU, KAU TELAH PERSEMBAHKAN YANG TERBAIK UNTUKKU DAN KELUARGA KITA 7 TAHUN BERSAMAMU, SEBAGAI KADO TERINDAH DARI ALLAH KITA DIAMANAHI 3 PRAJURIT YANG PERKASA 7 TAHUN BERSAMAMU, TELAH MEMBUAT HIDUP INI SANGAT BAHAGIA DALAM NAUNGAN IBADAH KEPADA-NYA 7 TAHUN BERSAMAMU, TIADA YANG PALING INDAH SELAIN BERSAMAMU MEMBANGUN KELUARGA SAMARADA 7 TAHUN BERSAMAMU, AKU INGIN KATAKAN... AKU INGIN MENCINTAIMU BUKAN HANYA 50 TAHUN LAGI, 7 TAHUN BERSAMAMU, AKU INGIN KATAKAN "AKU MENCINTAIMU DUNIA AKHIRAT KARENA ALLAH" 7 TAHUN BERSAMAMU, SEMOGA IKATAN INI ABADI SELAMANYA, AAMIIN! SELAMAT ULANGTAHUN PERNIKAHAN YANG KE -7 (13 JANUARI 2006 - 13 JANUARI 2013)

SELAMAT DATANG BLOG : "ZANIP-MATH.BLOGSPOT.COM"

Alhamdulillah Blog milik Muzanip Alperi, S.Pd., M.Si sudah hadir, blog ini nanti akan banyak menghiasi nuansa Pendidikan, Bisnis, Agama, Pengembangan Diri dan Hal positif lain yang terkait. Semoga Allah SWT selalu memberikan hidaya untuk kita selalu berkembang menggali potensi diri ke arah yang lebih baik lagi.
Salam
Muzanip Alperi